-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Jejaring
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top ads

    PENDIDIKAN

    Letkol Inf. Raden Aldi Wibisono Jabat Danyonif 315/Garuda

    Redaksi
    Sabtu, 17.6.23 WIB Last Updated 2023-06-17T12:57:21Z

     


    BOGOR (BJN) - Atraksi pencak silat dari prajurit Yonif 315/Garuda dan Garuda Junior Marching Band memeriahkan acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Yonif Infanteri (Danyonif) 315/Garuda, Letkol. Inf. Kunto Wibisono yang melanjutkan tugasnya ditempat pengabdian baru yang digantikan Letkol. Inf. Raden Aldi Wibisono.


    Sertijab dilaksanakan di Mako Batalyon Infanteri, Jalan Mayjend. Ishak Djuarsa, Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (17/6/2023).





    Dalam sertijab tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya hadir bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Dandenpom III/1 Bogor, Letkol Cpm Anggun Hendrantoro, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah serta jajaran Pemkot Bogor.  



    Dalam sambutannya, Bima Arya mengungkapkan Pemkot Bogor melepas dengan bangga para perwira terbaik Indonesia yang diberi tugas dan amanah di Bogor.


    “Dalam sejarah pasca kemerdekaan pun para perwira terbaik ditempatkan di Bogor. Kami melepas dengan bangga untuk memasuki babak karir berikutnya untuk menjadi pemimpin bangsa karena Bogor adalah kawah candradimuka bagi para pejuang dan pemimpin bangsa,” kata Bima Arya.



    Dalam lintasan sejarah Bogor yang menjadi kawah candradimuka bagi pejuang maupun pemimpin bangsa, diantaranya keberadaaan PETA sebagai torehan sejarah proses TNI dilahirkan, tempat belasan KASAD digembleng dan di godok, Jenderal Besar Sudirman, Jenderal Soeharto, Umar Wirahadikusuma dan banyak sekali tokoh-tokoh yang namanya ditorehkan menjadi pemimpin bangsa.


    Dinamika di Kota Bogor ujar Bima Arya, berbeda. Dinamika sosial politik pun berbeda, ada marwah negara dan bangsa di sini, melayani pimpinan tertinggi dan memastikan keamanan para tamu negara atau VVIP merupakan bukan hal yang mudah. Dengan dinamika yang ada tidak ada jaminan bahwa semuanya akan biasa-biasa dan tidak berisiko.


    “Namun tugas yang diberi mampu ditunaikan dan dituntaskan, maka apresiasi penghargaan akan mengiringinya. Terima kasih untuk Pak Kunto atas dedikasi, kerja keras untuk Bogor, tidak sekedar mengamankan presiden atau VVIP tapi juga untuk menjaga stabilitas Bogor dan melampaui itu dan berdinamika di wilayah di Cianjur. Kita doakan bersama Pak Kunto segara menjadi Komandan Kodim dalam babak selanjutnya. Selamat datang untuk pak Aldi, setiap pemimpin ada masanya dan setiap masa ada pemimpin. Tantangan dan dinamika kedepan akan lebih tinggi dalam bentuk pemilu tapi yakinlah modal sosial kita luar biasa, guyub dan ademnya Kota Bogor, kolaborasinya juga luar biasa. Saya yakin Pak Aldi bisa segera menyesuaikan dan berkomunikasi dengan baik di Kota Bogor,” tutur Bima Arya.



    Sebelumnya Letkol. Inf. Kunto Wibisono : kesan selama bertugas di Kota Bogor sebagai Danyonif 315 / Garuda selama 10 bulan mengaku sangat merasakan kegiatan protokoler penting dan tidak kalah penting disamping tupoksi utama yaitu pengamanan instalasi Istana Bogor.


    “ Resikonya juga berbeda, dampaknya lain dan beritanya lain, itu kesan yang berbeda dibanding tempat lain, tantangan lain adalah perbantuan kemanusiaan di Cianjur. Semua jadi pembelajaran bagi saya, mitigasi bencana sangat penting, termasuk untuk TNI,” ungkap Letkol. Inf. Kunto Wibisono.


    Terakhir dengan marwah sangat tinggi dan kehormatan sangat besar yang dimiliki satuan Batalyon Infanteri 315/ Garuda selain memiliki sejarah ukiran tinta emas dan legendaris, di ungkapkan Letkol. Inf. Kunto Wibisono memberikan kesan yang mendalam, kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya.


    Komandan Batalyon Infanteri 315 / Garuda yang baru, Letkol. Inf. Raden Aldi Wibisono dalam sambutan menyebutkan akan berusaha melanjutkan apa yang sudah dilakukan Letkol. Inf. Kunto Wibisono pasti sudah sangat baik dan dirinya bersama para prajurit Batalyon Infanteri 315 / Garuda akan melanjutkannya.



    Sumber. :  Nai.  PWI Kota Bogor

    ***           :  Deri

    Redaksi. :  Novel Ruchyadi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini