BOGOR (BJN) - Salah satu ormas Islam yang cukup besar di Indonesia Nahdlatul Wathan yang sudah memiliki kepengurusan hampir di semua provinsi di Indonesia baik pengurus wilayah Provinsi, pengurus Daerah Kabupaten/Kota , pengurus Cabang Kecamatan seluruh Indonesia.
Mengadakan agenda penting yaitu Musyawarah Daerah (Musda) Nahdatul Wathan tingkat Kabupaten Bogor, dimana isu pentingnya sukses memilih Ketua Umum Pengurus Daerah Nahdatul Wathan Kabupaten Bogor, diselenggarakan di salah satu Hotel di Bogor.
Acara yang begitu sederhana dan penuh kekeluargaan dihadiri pengurus Cabang Kecamatan, Pengurus Daerah/Perwakilan pengurus Wilayah Provinsi Jabar/Pengurus Besar/Pusat.
Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat yang hadir memutuskan secara aklamasi memilih saudara Ust. Pupu Saepulah menjadi ketua Umum Nahdatul Wathan periode 2026-2031.
Dalam pernyataannya perwakilan PW NW dan PB NW DR TGKH Marjuki Alhafidz Qur'an, Ini agenda penting, melaksanakan amanah AD/ART dan organisasi yang harus berkelanjutan, Nahdlatul Wathan (NW) didirikan Tuan Guru Kyai Haji (TGH) Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, seorang ulama karismatik dan juga pahlawan Nasional dari Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Beliau mendirikan organisasi ini pada 1 Maret 1953 yang tujuannya membangun negeri dengan pendidikan, dakwah, sosial serta usaha-usaha yang halal tentunya.
Dalam kesempatan ini Ketua Umum terpilih Saudara Pupu Saepulah, mengatakan akan melaksanakan program-program yang menyentuh dan berdampak, salah satunya sinergitas dengan Pemda, Ormas Islam Lembaga Profit dan Non Profit serta mensosialisasikan NW ke masyarakat.
Selain itu membentuk Banom, PC, , penguatan kaderisasi,Pengembangan Ekonomi keumatan, Mendorong lahirnya inisiatif kewirausahaan di kalangan NW dan umat demi meningkatkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan anggota, Pengurus dan umat, Pemanfaatan Teknologi Informasi mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai sarana komunikasi, informasi, serta mobilisasi kegiatan organisasi agar lebih efektif dan menjangkau lebih luas, yang terakhir membentuk tim khusus Aksi Cepat Tanggap Sosial dan Kemanusiaan.
"Mohon doa dan dukungannya semoga Allah SWT memudahkan," pungkasnya (Niko)
Redaksi : Novel Ruchyadi



