-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Jejaring
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top ads

    PENDIDIKAN

    Wisata Kampung Tematik, Pilihan Tepat Nikmati Waktu Bersantai

    Redaksi
    Minggu, 12.12.21 WIB Last Updated 2021-12-12T04:11:34Z

    (Foto.beritajejaring.co.id)

    BOGOR (BJN) - Kota Bogor mempunyai salah satu Tempat Wisata terbesar, dengan luas 34 hektar, terletak di bawah kaki Gunung Salak. Tempat yang bisa dijadikan untuk menikmati udara sejuk sekaligus tertuju langsung pada pemandangan Gunung Salak yang sangat indah sekali. Ialah Agro Eduwisata Organik Kampung Tematik Ciharashas, Berlokasi di Rt. 005/01 Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

    Kivin Ramadhan sebagai pengelola Kampung Tematik saat ditemui awak media menyampaikan, awal di pasca Pandemi begitu terasa sekali, saat opening kita dilanda masa-masa Pandemi. Pada saat itu betul-betul sedang ramai-ramainya pengunjung, penjualan sangat bagus meningkat drastis. Hari Sabtu-Minggu pernah sampai 1.000 pengunjung dan di hari-hari biasa para pengunjung ada sekitar 100 sampai 200 orang.

    "Saat pasca Pandemi, PSBB hingga PPKM, dan sekarang sama masih PPKM, penurunan drastis dari para pengunjung, juga segi promosi pun sangat sulit". Ungkapnya.
    "Wisata Kampung Tematik Mulyaharja ini dalam seminggu bisa di hitung sekitar 40 sampai 50 orang, Sabtu-Minggu pun kita tidak terlalu banyak hanya sekitar 150 pengunjung, kadang-kadang hanya 100 pengunjung, yang penting kita bisa buka dan cukup untuk gaji karyawan saja", ujarnya.
    Keunggulan atau andalan yang ada di Kampung Tematik Mulyaharja ini, sebetulnya bernuansa persawahan seluas 34 hektar dan paling terluas tempat wisata yang ada di Kota Bogor, karena di kabupaten sudah banyak, kalau di Kota Bogor terbatas hanya sisa ini saja Tematik. Walikota Bogor Bima Arya pun menyampaikan, "ini paling terbesar, jadi daya tarik kita adalah persawahan dan kita kombinasikan dengan edukasi juga ada lokasi untuk berfoto-foto".

    Jadi edukasi yang ingin di sampaikan kepada pengunjung, sebenarnya edukasi itu harus di reservasi terlebih dahulu, misalkan dari sekolah atau Comporait dan ingin secara langsung untuk cara penanaman padi, bagaimana kita hadirkan kerbau, kita pun mengajarkan cara pembibitan, cara menanamnya, cara menyemai, cara merambat, cara menginginkan jajar legowo dalam istilah perpadian itu, kita ajarkan dari ini hingga akhirnya selesai menanam dan kita juga tidak bisa satu atau dua orang harus minimal 20 orang, jadi memperdayakan para petani-petani disini, penghasilannya hanya menunggu 3 bulan panen saja, jadi di saat pengunjung reservasi ada tambahan seperti itu. Tambahnya.

    Kita mempunyai perbedaan, jadi untuk tiket sendiri, kalau hari biasa Reguler Rp. 10.000,-, misalkan kalau paket seperti edukasi kita bandrol mulai dari Rp. 50.000,- sampai harga Rp. 130.000,-. Tiket yang Rp. 10.000,- itu sudah termasuk retribusi pajak daerah, harga edukasi Rp. 50.000,- itu perorang sudah mendapatkan Snack Box, sudah termasuk ada kerbaunya dan sama Instruktur, hanya minimal harus ada 20 orang.

    Fasilitas yang ada di area Kampung Tematik Mulyaharja ini sebenarnya ada beberapa yang sudah lengkap, yaitu Musholla sudah ada, Toilet sudah ada, Spot-spot foto juga ada, terus fasilitas-fasilitas lainnya seperti Tempat makan kita ada, yang saung-saung sebelah kanan itu adalah saung-saung milik petani, jadi kerjasama dengan kita, jika ada pengunjung misalnya mau sewa saung dan ingin terpisah sendiri, ada tambahan biaya lagi perjam Rp. 25.000,-, jadi petani pun ada saungnya tersewa sehari berapa, intinya ada tambahan pemasukan setiap harinya.

    Kita menyediakan saung di sini ada sekitar 7, kalau yang ini saung induk kita free bagi pengunjung yang ingin makan disini. Dimasa PPKM ini kita batasi, biasanya pengunjung yang makan disaung induk sekitar 400 orang, sekarang paling hanya 150 orang saja.
    Kami tetap mengikuti anjuran dari pemerintah, masih menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Kami juga selalu menghimbau kepada para pengunjung yang datang kesini, harus wajib untuk di vaksin, di pintu masuk kami sudah menyediakan tempat mencuci tangan, security pun selalu mengecek suhu tubuh dan para pengunjung harus memakai masker.

    Harapan kami kedepannya bisa ramai lagi seperti dulu, perekonomian di Mulyaharja meningkat dan semoga pandemi segera berlalu, setelah pandemi sudah reda, kita bisa menjadi tempat wisata pilihan keluarga untuk warga Jabodetabek. Tutupnya.


    Jurnalis: Fauzy Vio
    Editor: Muhamad Riky .R
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini