-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Jejaring
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top ads

    PENDIDIKAN

    Dikukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Desa Sehat Tingkat Kecamatan Jonggol

    Redaksi
    Kamis, 13.1.22 WIB Last Updated 2022-01-13T14:47:35Z

    (Foto.beritajejaring.co.id)

    BOGOR (BJN) - Untuk menjadikan Kabupaten Bogor yang lebih bersih dan sehat kedepanya, maka perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi secara masif. Hal ini dikarenakan untuk merubah kultur budaya dan karakter, serta paradikma masyarakat yang serba instans dalam hal BABS menggunakan sarana kebun (dolbon), kali (dolli) dan lain sebagainya. Namun, semua itu harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, juga direalisasikan dengan lokasi yang tepat agar kebiasaan masyarakat yang serba instans tersebut secara perlahan akan hilang dengan sendirinya.

    Begitu juga halnya giat Ketua Forum Kabupaten Bogor Sehat Bunda Lilis Hayatun Nafsiah atau Bunda Lilis saat menghadiri acara pelantikan dan sekaligus pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Desa Sehat tingkat Kecamatan Jonggol. Bertempat di aula Kecamatan Rabu 12/1/2022.
    Dimana dalam atensinya diharapkan pengurus yang sudah dilantik serta di kukuhkan ini dapat menjalankan tupoksinya dalam mengemban tugas sosial  guna memberikakan edukasi dan sosialisasi serta pemahaman kepada masyarakat, serta dapat berkolaborasi dan sinergitas dengan ketua RT, RW, Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Karang Taruna yang ada di tingkat Desa masing-masing, sehingga dengan demikian akan tercapai karsa hidup bersih dan sehat sebagai bukti nyata yang di lakukan, kerena dari 261 Desa yang ada di Kabupaten Bogor sebagaimana data dari Kemenkes yang disampaikan melalui Dinkes, masih terdapat masyarakat yang melakukan BABS/ODF di dua tempat tersebut.

    Sementara itu, Camat Jonggol Andri Rahman, S.STP.,M.Si., menyampaikan dalam sambutanya, bahwa dari 14 Desa yang telah dikukuhkan sebagai desa sehat tingkat Kecamatan Jonggol, masih terdapat 10 Desa yang BABS menggunakan dolbon, dolli, dolwa, dan dolset, untuk itu dengan dikukuhkanya pengurus Desa Sehat ini agar segera melakukan pendataan kepada warga terutama yang masih menggunakan kebun dan kali sebagai tempat BABS/ODF.
    Hal ini dilakukan agar kebiasaan yang masih sering dilakukan dapat dihilangkan dengan cara edukasi dan sosialisasi, tentunya harus didukung dengan adanya sarana prasarana yang memadai. Untuk mencapai itu semua harus berkolaborasi kepada stake holder yang ada,nbaik itu Pokja yang sudah di kukuhkan maupun dari berbagai elemen yang ada di masyarakat, kerena tanpa itu semua niscaya akan tercapai sesuai yang kita harapkan apalagi ini merupakan tugas sosial yang non profit, harus di awali dengan nawaitu dan ikhlas serta kerja keras agar cita-cita luhur yang telah dicanangkan dalam salah satu Pancakarsa tentang karsa sehat akan dapat terwujud.

    Jurnalis: Heri Plaju
    Redaksi: Novel Ruchyadi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini