-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Jejaring
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top ads

    PENDIDIKAN

    Pemkot Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia di Mulyaharja

    Redaksi
    Minggu, 25.1.26 WIB Last Updated 2026-01-25T07:49:51Z

    BOGOR (BJN) - Sebanyak 25 paket sembako diterima warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat 23/1/2026.


    Pemberian sembako ini merupakan program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada lansia.



    Bantuan sembako tersebut diberikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, serta perangkat kecamatan dan kelurahan.


    “Ini program dari Pemkot di bawah DPPKB berupa pemberian natura. Spesifikasinya bantuan kepada lanjut usia. Memang tidak banyak, 25 paket, tapi sasarannya mencakup semua RW dan rata-rata berusia di atas 60 tahun,” kata Jenal Mutaqin.


    Paket sembako dibagikan kepada lansia rentan berusia di atas 60 tahun yang berasal dari seluruh RW di Kelurahan Mulyaharja. Menurut Jenal Mutaqin, para lansia ini perlu mendapat perhatian emosional, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari keluarga dan seluruh pemangku kepentingan.


    Jenal Mutaqin berharap masyarakat dapat mengubah stigma bahwa lansia hanya menjadi beban. Sebaliknya, mereka perlu diberikan pendekatan, motivasi, serta dukungan yang mendalam.


    Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menerangkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wujud perhatian pemerintah dalam memberikan penguatan kepada kelompok usia rentan.


    “Lansia tetap memiliki peran, minimal melalui doa dan semangat kepada keluarganya,” ungkap Marse.


    Di lokasi yang sama, Lurah Mulyaharja, Moeslim Yuliantono, mengatakan warga penerima bantuan berasal dari 11 RW yang ada di Mulyaharja. Masing-masing RW mengusulkan dua lansia tidak mampu.


    “Ada yang tinggal sendiri dan kondisi ekonominya lemah. Bantuan ini cukup meringankan. Kami juga menemukan tiga lansia dengan kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Ketiganya akan diusulkan masuk program Universal Health Coverage (UHC) melalui koordinasi dengan Puskesmas. (Deri)




    Redaksi : Novel Ruchyadi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini