-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Jejaring
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top ads

    PENDIDIKAN

    Peringati HUT TNI ke-76, Pemkab Bogor dan Danrem 061 Lakukan Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg

    Redaksi
    Selasa, 5.10.21 WIB Last Updated 2021-10-05T09:26:44Z

    (Foto.DiskominfoKabBogor)

    BOGOR (BJN) - Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan Ziarah Nasional dan Tabur Bunga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76 Tahun 2021, di Taman Makan Pahlawan Pondok Rajeg Cibinong, Senin 4/10/2021 kemarin.
    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P.,MM., didampingi oleh Danlanud, Kapolres Bogor, Dandim 0621, Ketua PN Cibinong, Perwakilan Kejaksaan, Kepala BPBD dan unsur Satpol PP Kabupaten Bogor.
    Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P.,MM., mengatakan, Ziarah Nasional dan Tabur Bunga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76. Melalui kegiatan ini dirinya berharap, dapat mewarisi kebanggaan dan kehormatan para pahlawan yang telah gugur, serta meneruskan perjuangan dan cita-cita luhur para pahlawan.
    “Ini kita lakukan sebagai bentuk pengabdian TNI kepada bangsa dan negara yang kita cintai dan banggakan”, ungkap Danrem 061/SK.

    Lanjut Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P.,MM., bahwa sejarah tidak boleh dilupakan tetapi harus diteruskan. Pahlawan adalah kebanggan karena mereka yang telah berjuang untuk kita semua. Kita ada karena mereka, untuk itu tugas bersama untuk memberikan perhatian kepada para pahlawan yang telah gugur.

    “Sebagai bentuk perhatian, kita perlu membuka Taman Makam Pahlawan bila perlu ada diorama terutama adalah sejarahnya. Kita sangat berharap sekali kerjasamanya, itulah yang bisa kita teruskan kepada generasi penerus. Jadi generasi penerus jangan sampai lupa ada sejarah yang pernah terjadi, ada kejadian-kejadian yang sangat mendukung sampai dengan saat ini. Apa yang kita dapat sekarang adalah karena dari masa-masa sebelumnya”, tegasnya.

    Menurutnya, jangan sampai ada makam pahlawan yang tidak beridentitas (pahlawan tanpa nama), karena berdasarkan pengalaman saat berkunjung ke taman makam pahlawan lain, ada pahlawan tanpa nama, yang harus ditelusuri siapa yang gugur, namanya siapa, dari staf satuan mana, dari laskar apa.

    “Makanya kita tanyakan kepada orang-orang, sesepuh atau kuncen yang tahu masalah-masalah tersebut”, tandasnya.





    Sumber: Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor
    Redaksi: Novel Ruchyadi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini